Sinopsis Cinta Sebening Embun RCTI Episode 18

Kumpulan dan Simpanan Sinopsis Drama Korea, Drama Jepang, Drama Asia, Drama India terbaru hari ini

Kamis, 25 April 2019

Sinopsis Cinta Sebening Embun RCTI Episode 18

Episode Sebelumnya : Sinopsis Cinta Sebening Embun RCTI Episode 17
Episode Selanjutnya : Sinopsis Cinta Sebening Embun RCTI Episode 19

Sinopsis Cinta Sebening Embun RCTI Episode 18

Kilas balik episode kemarin di cinta sebening embun kan Tiara melihat Intan tuh sedang mengemis di jalan, lalu Intan keluar saja dari mobil dan mendatangi Intan.

Namun karena ketakutan oleh 2 preman suruhan bu asih yang sedang mengawasi Intan, jadi Dia mendorong Tiara dan mengusirnya. Tiara terjatuh dan neneknya marah besar melihat itu.

Nah di episode cinta sebening embun hari ini tertulis di rcti episode 21 ya, Intan, Nayla dan Bu Narsih tak lagi menggelandang kesana-kemari.

Kemarin kan Intan mendorong Tiara tuh, namun sebelumnya Dia memberikan catatan kepada Tiara bahwa Dia butuh 150ribu karena kalau tidak dapat uang segitu keluarganya tak di kasih makan oleh Bu Asih.

BACA JUGA : Sinopsis Penjaga Hati Episode 4.

Tiara membongkar tabungan /celengannya lalu meminta sopir untuk mengantarkan bermain (ijin sama omahnya sih gitu dan omahnya senang karena Dia pikir Tiara sudah tak berteman lagi dengan Intan). Ternyata Dia bertemu dengan Intan dan memberikan 150.

Lalu saat Intan pulang bersama preman, Tiara dan sopir nya mengikutinya dari belakang. Kemudian Tiara menelpon polisi dan melaporkan kejahatan Bu Asih.

Tiara juga meminta bantuan Pak Ustad untuk datang ke tempat kejadian itu. Mereka sekeluarga akhirnya dapat diselamatkan dengan bantuan Tiara.

Mirza tidak makan 24 jam dan sakit. Polisi menelpon ayahnya. Sang Ayah mengenguk Mirza dan justru memarahi Mirza, perbuatan Mirza tak bisa dimaafkan.

Mirza menangis menebus kesalahannya. Ingat episode kemarin kan? Kalau Mirza meminta bantuan Ayahnya untuk menyelamatkan keluarga Bu Narsih dan membiayai hidup mereka?

Nah sepertinya hal ini terjadi di episode hari ini. Mirza menangis dalam kondisi sakit memohon kepada sang Ayah untuk merawat cucunya yang tak lain anak dari tindakan dosa Mirza kepada Nayla yaitu Intan.

Dia menjelaskan bahwa yang berdosa adalah Dia bukan Ayahnya. Dia meminta sang Ayah untuk mencarinya. Mirza meminta bapaknya harus menolong mereka.

Tiara menceritakan kejadian penyelamatan Intan kepada Tante Maya, Kemudian Maya marah karena Pak supir membiarkan kejadian itu kepada Tiara. Lalu Tiara menjelaskan ke Tante maya bahwa Dia yang memintanya. (sebelumnya memang pak sopir ini menelpon Maya ataupun Ardi).

Kemudian Pak Ustad Hamzah yang juga mengetahui tindakan dosa itu bertemu dengan Ayahnya Mirza. Mereka berdua membicarakan itu.

Kemudian Ayahnya Mirza mengajak Bu narsih, nayla dan Intan ke rumah. Saat Intan memasak di dapur, Kakek alias Ayahnya Mirza melihat Intan, dan berbicara sendiri bahwa tak ada yang harus tahu bahwa Dia adalah cucunya.

Nayla mengamuk di rumah Pak Arif (bapaknya Mirza), Dia bahkan hampir memukul pak Arif dengan sapu (lucu banget pas kejadian ini).

Lalu Pak Arif gak kuat dan mendatangi Mirza agar memindahkan Nayla ke Rumah sakit Jiwa dengan kebaikannya. Namun Mirza menolak saran itu, Dia akhirnya pulang dan berdoa (sholat). Inta sebelum sekolah meminta maaf tentang tindakan Ibunya Nayla.

Intan kembali bersekolah, Maya mengantar Tiara dan melihat itu, senang sekali. Tiara memeluk Intan dengan senang karena Dia sudah balik sekolah lagi.

Intan berbicara kepada Tiara bahwa dirinya juga senang karena sudah memiliki tempat tinggal lagi. Namun cerita sedih tak berakhir begitu saja.

Di sekolah salah satu teman Intan menjadi provokator, kalau jangan berteman dengan Intan lagi, karena Dia suka mengemis. Aduh intan jadi nangis dan sedih banget liatnya.,

Nanmun Tiara tetap menjadi teman terbaik Intan dan membelanya. Saat berbincang-bincang antara mereka berdua, Bahwa Intan mengatakan kepada Tiara jika Mamahnya sudah membaik akan mengajaknya sekolah.

Agar Tiara dapat melihatnya lagi. Karena Tiara juga kangen dengan mamah Nayla. Dia juga menanyakan rumah Intan.

Cerita akan di lanjutkan lagi setelah Admin menonton sinetron cinta sebening embun yang tayang hari ini tanggal 25 April 2019 ya..!

Makin keren deh RCTI, sepertinya hari ini CSE tayang 2 episode sekaligus yaitu episode 21 dan 22.

Maya mengikuti Intan dan ingin melihat keluarga Intan. Namun saat mau menghampiri rumah itu Dia di telpon oleh orang rumah bahwa Mas Ardi sakit.

Dia dibawa ke rumah sakit, dan keesokan harinya Maya kembali ke rumah Mirza, Dia meminta Bu Narsih untuk kembali ke keluarganya.

Namun Bu Narsih menolaknya, Dia menceritakan bahwa Mamahnya (Ibunya Ardi dan Maya) ingin hidupnya bu narsih menderita, Dia ingin membawa Nayla ke rumah sakit jiwa, dan mentelantarkan intan karena Dia anak haram.

Bahkan Mamahnya Maya juga ingin menghancurkan hidup keluarga Nayla sehancur-hancurnya...Dia menyuruhnya Pergi. Pak Arif melihat kejadian itu dari jauh dan merasa kasihan terhadap keluarga Nayla atas tindakan Mirza anaknya.

Di sekolah kan kelas Intan mengadakan Piknik dan teman-teman sekelasnya membantu iuran untuk Intan. Salah satu orang tua murid marah. Salah satu temannya itu bernama "Rudi".

Intan nangis, Rudi dan Tiara bekerja sama memakai Uang tiara dan mengatakan bahwa uangnya berada di meja, mungkin Rudi lupa. Akhirnya Mamahnya Rudi malu dan pulang.

Tiara berhasil lagi melindungi Intan...asli adem banget liatnya... Mereka berpelukan.

Mereka pulang dan Tiara dijemput sopirnya. Saat pulang Intan mendengar suara nangis. Ada anak kecil nangis keras banget. Intan mencoba menenangkannya. Dia membawa anak kecil itu ke kantor polisi.

Nayla sedang jalan keluar rumah, Mas Ardi memanggilnya (apakah ini mimpi lagi)? Ardi menanyakan kenapa Dia tidak pernah menelponnya dll..

Eh,, ternyata mimpi Nayla terbangun dan menangis.

Nayla melihat kalung peranpokan Mirza, Dia terngingat kejadian jahat itu. (kemarin hari ada Mirza meminta ayahnya Arif untuk membawa barang-barangnya pulang.) Dia histeris.

Intan mengantar anak kecil itu ke polisi. lalu segera pulang karena Dia bilang kalau belum jam 5 akan di kunci rumahnya.

Nayla seperti orang gila, lalu saat Pak Arif pulang rumah mendengar itu, Dia melihat sumber suara itu ternyata Nayla di ruangan Mirza yang sedang histeris.

Pak Arif yang tanya kenapa justru di dorong dan jatuh ke meja, Kepalanya Berdarah-darah. Seperti orang gila Nayla menutup semua pinta dan menguncinya, Karena Dia menganggap jangan sampai ada orang lain yang berbuat jahat kepada keluarganya.

Maya membayangkan pembicaraannya dengan Bu Narsih dan Dia teringat omongannya neneknya. Maya menyalahkan hidupnya rusak karena Mamahnya (nenek Tiara)

Intan pulang, dan Ibunya seperti orang gila dilarang masuk karena ada jahat , padahal ada Pak Arif yang terjatuh dan berdarah.

Bu Narsih ingin membantu malah di kunci. Dia kasihan kepada Tiara yang kedinginan di luar (karena saat pulang kehujanan)

Ardi menemukan pembeli rumah, dan pembeli rumah itu bilang bahwa rumahnya di jual ke Ibu Lina (Ibunya Ardi). Dia menelpon Mamahnya tapi gak diangkat,. Dia belum berhenti untuk memisahkan Ardi dan Nayla.

Ardi kan dilarang dokter agar cukup istirahat, namun karena banyak pikiran Dia sakit lagi. Tiara melihat dan menyarankan ke rumah sakit.

Nayla menelpon Ardi, Daa masih mengingat nomernya. Ardi baru pulang dari periksa dan mengangkap Telponnya. Ardi mengangkat telponnya, beneran Nayla nelpon Ardi kali ini.

Sedih banget mereka berdua mengeluarkan air mata. Nayla menyuruh Mas Ardi pulang. DIa mengatakan bahwa Tiara dalam bahaya.

bersambung..

Mungkin di episode besok tanggal 26 April 2019, Ardi akan menyadarai kalau Nayla GILA..semoga aja cepat terungkap dan bisa disembuhkan.

Related : Sinopsis Cinta Sebening Embun RCTI Episode 18

 
Back To Top