Sinopsis Firasat ANTV Episode 6

Kumpulan dan Simpanan Sinopsis Drama Korea, Drama Jepang, Drama Asia, Drama India terbaru hari ini

Kamis, 07 Februari 2019

Sinopsis Firasat ANTV Episode 6

Episode Sebelumnya : Sinopsis Firasat ANTV Episode 3-5
Episode Selanjutnya : Sinopsis Firasat ANTV Episode 7

Sinopsis Firasat ANTV Episode 6

Sinopsis FIRASAT Episode 06 | Kamis 07 Februari 2019 Pkl. 18.00 WIB

“HATI IBU YANG TERLUKA”

FRISLY datang ke kios kue LASMI untuk membeli kue basah buatan Lasmi, kesukaannya. Saat itu Lasmi terlihat kerepotan melayani pembeli. Walaupun terlihat lelah, namun Lasmi melayani pelanggannya dengan ramah. Saat Frisly memegang etalase tempat jualan kue, tiba-tiba muncul vision yang memvisualkan Lasmi dengan wajah yang pucat berada diantara kepulan asap tebal.

FRISLY jadi cemas lalu menyuruh LASMI untuk segera pulang agar istirahat. Lasmi mengatakan pada FRISLY bahwa dirinya sedang menunggu Tiara yang akan datang ke kios. Sebelum pergi, Frisly kembali mengingatkan Lasmi agar pulang setelah ketemu Tiara. Lasmipun mengiyakan. Frisly pamit sambil membawa kue yang dibelinya.

Sementara itu TIARA (Anak bungsu Lasmi) sedang bersama AMIR (Shaheer) berada di butik, lagi memesan gaun pengantin. Tiara memilih kebaya untuk Lasmi pakai di acara pernikahannya. Saat Tiara mengambil kebaya itu, tanpa sengaja kebaya itu menyangkut hingga menyebabkan kebaya itu terjatuh tertimpa tiang penggantung pakaian.

Tiara cemas, perasaannya jadi tak enak. Amir mengambil kebaya untuk Lasmi dan merapihkan tiang penggantung pakaian yang terjatuh. Tiara mengajak Amir untuk segera membayar kebaya dan gaun pengantin yang dipesannya.

Lasmi sedang melayani pembeli. Sesaat kemudian RANGGA (Anak pertama LASMI) datang minta uang dengan alasan untuk bayar listrik dan tagihan lainnya. Lasmi memberikan RANGGA uang. Namun Rangga marah, karena merasa kurang uang yang dikasih Lasmi. Ranggapun langsung membuka laci penyimpanan uang dan mengambil semuanya.

Lasmi memohon pada Rangga tidak mengambil semua uang hasil jualan, karena untuk kembalian. Ragga tak menggubris dan terus menggasak uang Ibunya. Tanpa sengaja Rangga menjatuhkan  lilin yang menyala (Untuk mengusir lalat) yang ada di etalase, yang kemudian langsung membakar tirai penutup etalase. Lasmi panik, berusaha memadamkan api yang membakar tirai penutup etalase.

Sementara Rangga yang sudah mengambil uang Ibunya, bergegas pergi, tanpa mempedulikan Lasmi yang sibuk memadamkan api. Lasmi semakin panik ketika api mulai menjalar dan membesar, hingga api menyambar ke kios-kios yang lain. Lasmi terjebak kobaran api. Orang-orang terkejut melihat kios-kios kebakaran dan berusaha memadamkan api yang membakar kiosnya masing-masing, tanpa sempat memikirkan Lasmi yang terjebak api.

Sesaat kemudian TIARA dan AMIR tiba, mereka terkejut melihat kios kue Lasmi terbakar. TIARA shock, panik dan mengkhawatirkan Ibunya. AMIR langsung bergegas menerobos kobaran api untuk menolong LASMI. AMIR berhasil menolong LASMI, dengan menggotongnya keluar dari kobaran api yang membakar kios kue Lasmi. Tiara menangis mencemaskan Lasmi yang pingsan.

Lasmi dibawa ke rumah sakit dan mendapat penanganan dari dokter. Tiara menangis sedih menunggu dengan perasaan cemas. Amir menabahkan Tiara. Sesaat kemudian dokter keluar ruang IGD dan mengatakan bahwa Lasmi telah siuman. Tiara dan Amir terlihat lega dan menemui Lasmi. Setibanya di rumah, Rangga menyalahkan Lasmi yang ceroboh.

Sementara Vina (Istrinya Rangga) menyalahkan Tiara yang terlalu sibuk mengurus pernikahan, hingga tidak mempedulikan Lasmi. Tiara dan Amir minta maaf pada semuanya, terutama pada Lasmi. Namun Lasmi tidak merasa bahwa Tiara dan Amir tidak memperdulikan dirinya. Lasmi berbohong mengakui bahwa kebakaran itu akibat kecerobohannya.

Sesaat kemudian terdengar suara gaduh yang berasal dari luar rumah. Ternyata beberapa pemilik kios yang kiosnya turut terbakar, datang menuntut ganti rugi, kalau tidak makan akan dilaporkan pada polisi. Rangga suruh mereka ganti rugi ke LASMI. Tiara marah dan kecewa pada Rangga yang tega tidak membela Ibunya. Lalu Amir bersedia untuk mengganti semua kerugian.

Hari pernikahan Tiara dan Amir tinggal beberapa hari lagi. RANGGA meminta Amir mahar uang dengan jumlah yang lumayan besar, dengan alasan untuk acara pesta pernikahan yang mewah. Tiara menegur Rangga yang sudah keterlaluan, padahal niat Tiara dan Amir ingin mengadakan pernikahan dengan sederhana. RANGGA mengancam tidak akan mengizinkan Amir menikahi Tiara. Dengan terpaksa, Amirpun menyanggupinya.

Namun kenyataannya uang mahar itu di gunakan oleh Rangga dan Vina untuk berfoya-foya. Frisly datang ke rumah Lasmi untuk menjenguk Lasmi yang masih terbaring lemah. Saat itu Frisly membawa boneka kesayangannya. Lasmi senang Frisly datang. Lasmi memegang boneka yang dibawa Frisly. Vision Frisly muncul, memvisualkan Lasmi sedang mengiris memotong kue buatannya hingga tanggannya teriris pisau. Frisly tersentak, wajahnya cemas. Sesaat kemudian Tiara datang. Lasmi memperkenalkan Frisly sebagai pelanggan kuenya, pada Tiara.

Tiara mengantarkan Frisly pulang. Saat itulah Frisly mengatakan pada Tiara, untuk selalu menjaga Lasmi, karena Frisly melihat dari visionnya tentang kejadian buruk yang akan menimpa Lasmi. Tiara semakin mencemaskan Ibunya dan berjanji akan selalu menjaga Lasmi.

Setelah pernikahan Tiara dan AMIR, TIARA mengajak LASMI untuk tinggal bersamanya di luar kota, karena pekerjaan Amir sebagai kepala cabang. Namun LASMI menolak dengan halus, karena Lasmi tak ingin menyusahkan TIARA dan Amir.

Sementara RANGGA dan VINA pura-pura peduli pada Lasmi, mengatakan biar mereka yang mengurus Lasmi, dengan alasan sebagai anak tertua dan lelaki, Rangga wajib mengurus Lasmi. TIARA sangat berat untuk meninggalkan ibunya. Namun mereka harus berpisah. Lasmi menasehati Tiara untuk patuh pada suami.

Kini Tiara sudah tidak ada di rumah, VINA makin memperlakukan LASMI seenaknya seperti pembantu. RANGGA juga selalu membela VINA dan memaksa ibunya menuruti apapun keinginan VINA. LASMI semakin tertekan karena tidak ada lagi yang membelanya.

Tapi LASMI selalu menutupi semua kelakukan buruk RANGGA dan VINA pada TIARA. Bahkan Rangga menjadikan Lasmi sebagai modus untuk mendapatkan uang dari Tiara dan Amir, dengan berbagai alasan, termasuk meminta uang untuk merenovasi rumah, sekalian dibuatkan toko kue, dengan mengatas namakan keinginan Lasmi. Kini rumah Lasmi telah di renovasi, jadi mewah. Namun Lasmi tidak dibuatkan toko. Lasmi keliling jualan kuenya.

Fristy menemui Lasmi ketika Lasmi sedang dimarahi oleh Vina. Frisly menolong Lasmi dan menegur Vina yang durhaka pada Ibu mertuanya. Vina kesal lalu mengusir Frisly. Bahkan Vina menghina Frisly seperti anak kecil karena membawa boneka. Saat itulah Vina menyentuh boneka yang dibawa Frisly. Vision Frisly muncul, memvisualkan Vina mengenakan gaun pengantin.

Frisly tersentak, lalu berkata pada Vina, untuk berhenti berbuat jahat pada Lasmi, bahkan terhadap Rangga. Vina semakin kesal lalu kembali mengusir Frisly. Vina mengancam Lasmi untuk tidak lagi menemui Frisly. Lasmi hanya menangis dengan perasaan tertekan.   

Beberapa hari setelah berpisah dari Lasmi, TIARA yang sedang melamun karena rindu pada Ibunya, tiba-tiba mendengar suara Lasmi yang datang ke rumahnya. Tiara terkejut senang, lalu bergegas membukakan pintu. Ternyata tidak ada siapa-siapa.

Tiara penasaran mencari Ibunya, karena merasa tadi itu Tiara mendengar sangat jelas suara Lasmi yang memanggil dirinya. Tiara sedih, karena tidak melihat siapa-siapa. Amir merasakan kerinduan Tiara pada Lasmi. Amir mengatakan pada Tiara, bahwa dirinya akan cuti minggu depan untuk berlibur ke rumah Ibu.

Tanpa sepengetahuan Rangga, Vina mengusir Lasmi. Vina merasa Lasmi akan menjadi beban baginya. Selain itu Vina sudah berhasil membujuk Rangga untuk mengambil hak kepemilikan rumah atas nama Vuna. Rangga panik mengetahui Lasmi pergi dari rumah, karena dengan hilangnya Lasmi, Rangga tidak bisa lagi mendapatkan uang dari Tiara dan Amir. Vina berbohong, mengatakan kalau Lasmi tidak betah tinggal bersama mereka. Rangga berniat mencari Lasmi.

Namun Vina melarangnya. Vina meyuruh Rangga untuk berbohong pada Tiara, kalau Lasmi masih tinggal dan diurus oleh Rangga dan Vina. Rangga salut akan idenya Vina. Sementara itu Tiara menelphone Rangga, untuk bicara pada Ibunya. Rangga berbohong mengatakan Lasmi sedang ke pasar membeli bahan kue.

Sementara itu Lasmi berjalan tanpa arah tujuan. Airmatanya  membasahi wajahnya. Frisly bertemu dengan Lasmi dan mengajaknya untuk tinggal bersamanya. Frisly menawarkan Lasmi untuk bertemu Tiara, namun Lasmi melarangnya karena tak ingin membuat Tiara membenci Rangga karena tahu dirinya telah diusir. Frisly semakin iba pada Lasmi.

Frisly membantu Lasmi mempromosikan kuenya. Ternyata ada seorang pengusaha kuliner yang tertarik memasarkan kue buatan Lasmi. Hari demi hari pesanan kue semakin banyak, bahkan ada yang bersedia memberikan modal dan tempat usaha pada Lasmi. Kue buatan Lasmi menjadi viral, hingga membuat Vina dan Rangga mengetahuinya. Vina mengajak Rangga untuk menemui Lasmi. Vina pura-pura baik pada Lasmi, karena ada niat terselubung.

Vina mengajak Lasmi untuk kembali ke rumah. Lasmi bersedia. Tapi Frisly melarangnya, karena visionnya menggambarkan kejadian buruk akan menimpa Lasmi. Namun Lasmi mempercayai Rangga dan Vina yang telah berubah baik.

Vina menghasut Rangga untuk mengambil alih hak paten dari kue buatan Lasmi yang sedang viral, dengan berpura-pura membujuk Lasmi agar mau bekerjasama dengannya. Namun kenyataannya, sebagian besar uang penghasilan kue mengalir ke rekening Vina. Bahkan menjadikan Lasmi hanya sebagai pekerja pembuat kue. Lasmi sadar itu dan mengikhlaskannya demi anak.

Dalam perjalanan menuju Jakarta, tiba-tiba mobil Amir mengalami pecah ban. Hal itu membuat Tiara merasakan kecemasan. Tiara dan Amir memutuskan untuk naik transportasi umum, namun tiket telah habis. Tiara semakin cemas, merasakan ada sesuatu yang ia sendiripun tak tahu… Kini Vina telah berhasil menguasai rumah dan usaha kue milik Lasmi.

Vinapun mencampakan Rangga, dengan menggugat cerai Rangga dan menikah dengan mantan pacarnya. Rangga emosi merasa dikhianati Vina. Rangga pun ingin membunuh Vina, dengan mencekiknya. Vina berusaha mempertahankan diri dan melawan Rangga. Saat Rangga terdesak, Vina mengambil pisau untuk membunuh Rangga.

 Lasmi yang mengetahui itu langsung mencegah Vina yang membunuh Rangga. Akibatnya Lasmi tewas tertusuk pisau oleh Vina. Di saat yang bersamaan Tiara merasakan giginya copot. Tiara semakin terlihat cemas, merasakan firasat buruk.

Vina ditangkap polisi. Sementara Rangga menangisi mayat Lasmi. Tiara dan Amir tiba di rumah Lasmi. Mereka terkejut melihat bendera kuning di rumahnya Lasmi dan warga yang berkerumun. Tangis Tiara pecah saat melihat Ibunya telah terbujur kaku, disemayamkan oleh warga.. Saat pemakaman Lasmi, ada seorang wanita seusia Lasmi, menangisi kematian Lasmi.

Rangga dan Tiara heran dan bertanya pada wanita tua itu, siapa dirinya. Wanita tua itu mengaku sebagai sahabat Lasmi. Wanita tua itupun menceritakan kisahnya dahulu, disaat dirinya dalam kesusahan, meminta tolong pada Lasmi untuk mengasuh anaknya yang bernama Rangga. Lasmipun bersedia mengangkat Rangga sebagai anaknya. Rangga shock, seakan tak percaya. Tangis Rangga pecah, menangis penyesalan dipusara Lasmi..

Sumber : https://plus.google.com/+ANTVWowKeren
Ditulis ulang di http://www.simpansinopsis.com/2019/02/sinopsis-firasat-antv-episode-6.html

Related : Sinopsis Firasat ANTV Episode 6

 
Back To Top